Jumat, 06 September 2019

Hari Libur Nasional Dan Cuti Bersama Tahun 2020 Surat Keputusan Bersama

Hari Libur Nasional Dan Cuti Bersama Tahun 2020 Surat Keputusan Bersama
Hari Libur Nasional Dan Cuti Bersama Tahun 2020 Surat Keputusan Bersama Menteri, KEPUTUSAN BERSAMA MENTER! AGAMA, MENTER! KETENAGAKERJAAN, DAN MENTER! PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA TENTANG HARI LIBUR NASIONAL DAN CUTI BERSAMA TAHUN 2020.

Menetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020 sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Bersama ini.
Penetapan tanggal 1 Ramadhan 1441 Hijriyah, Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, dan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah ditetapkan dengan Keputusan Menteri Agama.

Unit kerja/satuan organisasi/lembaga/perusahaan yang berfungsi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di tingkat pusat dan/atau daerah yang mencakup kepentingan masyarakat luas, seperti rumah sakit, pusat kesehatan masyarakat, lembaga yang memberikan pelayanan telekomunikasi, listrik, air minum, pemadam kebakaran, keamanan dan ketertiban, perbankan, perhubungan, dan unit kerja/satuan organisasi/lembaga/ perusahaan lain yang sejenis, agar mengatur penugasan pegawai/ karyawan/pekerja pada hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020 sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca juga


Pelaksanaan Cuti Bersama sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU mengurangi hak cuti tahunan pegawai/karyawan/pekerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku pada setiap unit kerja/ satuan organisasi/ lembaga/ perusahaan.

Pelaksanaan Cuti Bersama bagi Pegawai Negeri Sipil dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pelaksanaan Cuti Bersama sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU bagi lembaga/instansi swasta diatur oleh pimpinan masing-masing.

HARI LIBUR NASIONAL TAHUN 2020 

NO. TANGGAL HARI KETERANGAN
1. 1 Januari Rabu Tahun Baru 2020 Masehi
2. 25 Januari Sabtu Tahun Baru Imlek 2571 Kongzili
3. 22 Maret Minggu Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
4. 25 Maret Rabu Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1942
5. 10 April Jumat Wafat Isa Al Masih
6. 1 Mei Jumat Hari Buruh Internasional
7. 7 Mei Kamis Hari Raya Waisak 2564
8. 21 Mei Kamis Kenaikan Isa Al Masih
9. 24-25 Mei Minggu-Senin Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah
10. 1 Juni Senin Hari Lahir Pancasila
11. 31 Juli Jumat Hari Raya ldul Adha 1441 Hijriyah
12. 17 Agustus Senin Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
13. 20 Agustus Kamis Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah
14. 29 Oktober Kamis Maulid Nabi Muhammad SAW
15. 25 Desember Jumat Hari Raya Natal

CUTI BERSAMA TAHUN 2020 
NO.I TANGGAL HARI KETERANGAN
1. 22, 26, dan 27 Jumat, Selasa, Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah Mei dan Rabu
2. 24 Desember Kamis Hari Raya Natal

DOWNLOAD SKB Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020

Rabu, 03 Juli 2019

Ebook Tanya Jawab Seputar Pembinaan Guru dari Kemdikbud

Ebook Tanya Jawab Seputar Pembinaan Guru dari Kemdikbud
Ebook Tanya Jawab Seputar Pembinaan Guru dari Kemdikbud, Undang-Undang Guru dan Dosen Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru mengamanatkan bahwa guru berkedudukan sebagai tenaga profesional yang berperan sebagai agen pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, sebagai unit yang bertanggung jawab untuk pembinaan guru pendidikan dasar (jenjang SD dan SMP) bertanggung jawab untuk mendukung guru dalam menjalankan peran mulianya untuk mencerdaskan anak bangsa. Agar guru mendapatkan informasi yang tepat dan akurat dalam menjalankan kewajiban dan mendapatkan hak yang sesuai, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar menerbitkan buku Tanya Jawab Seputar Pembinaan Guru. Buku ini meliputi tentang beban kerja guru, tunjangan profesi guru, pengembangan karir guru PNS, maupun penyetaraan jabatan dan pangkat bagi guru bukan PNS.
Atas masukan dari berbagai pihak dan disesuaikan dengan perkembangan dan perubahan kebijakan organisasi, buku ini telah direvisi pada beberapa bagian terkait.

Selanjutnya, kami berharap buku ini dapat memberikan manfaat dan informasi bagi pemerintah daerah, pemerintah pusat, masyarakat, serta pihak lainnya yang berkepentingan dalam penggunaan data guru jenjang pendidikan dasar. Akhirnya, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlah terlibat aktif dalam penyelesaian buku ini.

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah
Nomor Unik Pendidik Dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
Sertifikasi Guru
Nomor Registrasi Guru (NRG)
Info GTK
Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP)
Tunjangan Profesi
Permasalahan Pembayaran Tunjangan
Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Penilaian Prestasi Kerja (PPK)
Pengembangan Karir Dan Penetapan Angka Kredit Guru (PAK)
Penyetaraan Jabatan Dan Pangkat Bagi Guru Bukan PNS

Baca juga



Guru Bukan PNS yang telah mempunyai sertifikat pendidik kemudian diangkat menjadi guru PNS,  bagaimana sertifikat pendidik yang telah dimilikinya? 
Jawab: Sertifikat pendidik yang diperoleh semasa masih menjadi guru bukan PNS akan tetap berlaku jika guru tersebut menjadi PNS dan sertifikat pendidik dapat digunakan untuk memperoleh tunjangan profesi jika guru yang bersangkutan memenuhi persyaratan lainnya.

Apakah guru yang telah disertifikasi kemudian diangkat dalam jabatan  pengawas sekolah perlu disertifikasi lagi? 
Jawab: Guru yang telah memiliki sertifikat pendidik kemudian diangkat dalam jabatan pengawas sekolah tidak perlu mengikuti sertifikasi lagi, begitu pula sebaliknya.

Seorang guru SD yang telah disertifikasi sebagai guru kelas kemudian alih tugas mengajar ke SMP sebagai guru mata pelajaran, bagaimana sertifikat pendidik dan tunjangan profesinya?
Jawab: Tunjangan profesi diberikan kepada guru sesuai dengan sertifikat pendidiknya. Sertifikat pendidik bagi guru SD adalah guru kelas, sehingga ketika guru alih tugas sebagai guru mata pelajaran di SMP, maka sertifikatnya tidak bisa digunakan untuk memperoleh tunjangan profesi. Guru tersebut harus mengikuti sertifikasi kembali sebagai guru mata pelajaran.

Guru matapelajaran pada SMP pindah ke SMA dengan matapelajaran yang sama   bagaimana posisinya? 
Jawab: Asalkan guru tersebut memiliki surat tentang perpindahan dari Pejabat Pembina Kepegawaiannya, mengajar sesuai dengan sertifikat pendidik yang dimilikinya, maka guru tersebut tetap dapat memperoleh tunjangan profesi setelah memenuhi beban kerja, kehadiran, dan kinerjanya.

Bagaimana cara menetapkan bidang studi pada sertifikasi guru? Jawab: Mulai tahun 2015 penetapan bidang studi untuk mengikuti sertifikasi harus linier dengan kualifikasi akademik S-1/D-IV yang dimilikinya, kecuali guru yang diangkat sebelum tanggal 31 Desember 2005 dapat mengacu pada bidang studi sesuai mata pelajaran yang diampu minimal 5 (lima) tahun berturutturut yang berakhir pada tahun 2014.

Bagaimana kelulusan dari Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan? Jawab: Penetapan kelulusan peserta Program PPG mengacu pada pasal 21 ayat (2) Permenristekdikti Nomor 55 tahun 2017 tentang Standar Pendidikan Guru. Pasal 21 ayat (2) menyatakan bahwa penilaian terhadap proses dan hasil belajar mahasiswa meliputi: 1.  penilaian proses dan produk pengembangan perangkat pembelajaran;  2.  proses dan produk PPL; 3.  uji kompetensi; dan 4.  penilaian kehidupan bermasyarakat di asrama/sarana lain. Selanjutnya ayat (3) menyatakan bahwa Program PPG diakhiri dengan uji kompetensi yang diselenggarakan oleh panitia nasional, dan ayat (4) menyatakan bahwa Uji kompetensi

Bagaimana tahap-tahap penilaian peserta Program Pendidikan Profesi Guru? Jawab: Proses penilaian peserta Program PPG dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama penilaian dilakukan oleh LPTK,  mencakup:
1)  penilaian proses  dan produk  pengembangan  perangkat pembelajaran,
2) penilaian proses dan produk PPL, dan
3) penilaian kehidupan bermasyarakat di asrama/sarana lain. Tahap kedua penilaian sebagai uji kompetensi (UKMPPG), dilakukan oleh panitia nasional, mencakup: 1) Uji Tulis Nasional (UTN) dan
2) Uji Kinerja. Peserta dapat mengikuti penilaian tahap kedua setelah peserta mengikuti penilaian tahap pertama dengan predikat baik. Kelulusan mahasiswa Program PPG ditetapkan berdasarkan hasil penilaian tahap kedua (UKMPPG) sebagai exit exam, dan penetapan nilai batas lulus (NBL) untuk tiap bidang studi atau program keahlian PPG melalui proses standard setting dengan menggunakan metode modified Angoff. Penilaian mahasiswa program PPG Produktif (kejuruan), selain penilaian tahap pertama dan tahap kedua juga disertai uji kompetensi bidang keahlian yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Selengkapnya download Buku TANYA JAWAB PEMBINAAN GURU 2019.pdf

Minggu, 16 Juni 2019

Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik Permendikbud Nomor 16 Tahun 2019

Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik Permendikbud Nomor 16 Tahun 2019
Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik Permendikbud Nomor 16 Tahun 2019, Perarturang menteri pendidikan dan kebudayaan ini dalam pasal 1 disebutkan, Mengubah Lampiran dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 46 Tahun 2016 tentang Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik sehingga berbunyi sebagaimana tercantum dalam Lampiran I, Lampiran II, Lampiran III, Lampiran IV, dan Lampiran V yang merupakan bagian tidak terpisahkan dengan Peraturan Menteri ini.

Permendikbud Nomor 16 Tahun 2019, pada pasal selanjutnya alias pasal 2 juga di tegaskan
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan dan memiliki daya laku surut sejak tanggal 2 Januari 2019.

Baca juga

Menimbang :
a. bahwa Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 46 Tahun 2016 tentang Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik belum memadai dan belum dapat menampung kebutuhan masyarakat sehingga perlu diubah; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf
a, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 46 Tahun 2016 tentang Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik;

Mengingat :
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
2. Undang Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670);

Permendikbud Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik ini memiliki 5 Lampiran yakni Lampiran 1 berisi Ketentuan tentang Kesesuaian Bidang / Mata Pelajaran yang diampu dengan Sertifikat Pendidik Jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Lampiran 2 berisi Ketentuan tentang Kesesuaian Bidang / Mata Pelajaran yang diampu dengan Sertifikat Pendidik Jenjang Sekolah Dasar (SD), Lampiran 3 berisi Ketentuan tentang Kesesuaian Bidang / Mata Pelajaran yang diampu dengan Sertifikat Pendidik Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Lampiran 4 berisi Ketentuan tentang Kesesuaian Bidang / Mata Pelajaran yang diampu dengan Sertifikat Pendidik Jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Lampiran 4 berisi Ketentuan tentang Kesesuaian Bidang / Mata Pelajaran yang diampu dengan Sertifikat Pendidik Jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Selengkapnya silahkan baca dan download Permendikbud Nomor 16 Tahun 2019 berikut Lampiran 1 sampai dengan 5, melalui link download di bawah ini.

Download Permendikbud 16 Tahun 2009 Beserta Lampiran

Jumat, 31 Mei 2019

Bukan Guru Impor Tapi Mengundang Instruktur dari Luar Negeri

Bukan Guru Impor Tapi Mengundang Instruktur dari Luar Negeri
Bukan Guru Import Tapi Mengundang Instruktur dari Luar Negeri, Pernyataan Gagasan Menteri Puan Maharani, Pernyataan tersebut berkembang menjadi gagasan `guru impor' dan menuai kontroversi karena guru asing dianggap akan menggantikan guru lokal mengajar di kelas seperti dikutip berbagai di berbagai media mainstream, Namun, gagasan tersebut dibantah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Baca juga
Qualified Teachers (Pendidikan Guru di Indonesia)
Ditjen GTK Dibentuk Kemdikbud Untuk Pelatihan dan Tunjangan Guru

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, guru yang didatangkan dari luar negeri bertujuan untuk melatih guru-guru maupun instruktur yang ada di Tanah Air. "Salah satu pertimbangan Menko PMK Puan Maharani dengan mendatangkan instruktur atau guru dari luar negeri untuk meningkatkan kemahiran instruktur atau guru Indonesia, juga bisa lebih efisien daripada mengirim instruktur atau guru Indonesia ke luar negeri," ujar Muhadjir, Ahad (12/5). dikutip dari laman Republika https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/news-analysis/prfibi415/guru-impor-atau-mengundang-instruktur-luar-negeri

Muhadjir menjelaskan, yang dimaksud Menko Puan bukan `mengimpor', melainkan mengundang guru atau instruktur luar negeri untuk program Training of Trainers atau ToT. Instruktur luar negeri itu tidak hanya untuk sekolah, tetapi juga untuk lembaga pelatihan yang berada di kementerian lain, misalnya, Balai Latihan Kerja atau BLK.

"Sasaran utamanya adalah untuk peningkatan kapasitas pembelajaran vokasi di SMK juga pembelajaran science, technology, engineering, and mathematics(STEM)," lanjut Muhadjir.

Namun demikian, kata Muhadjir, pengiriman guru ke luar negeri untuk kursus jangka pendek juga tetap dilakukan. Mendikbud berharap, program tersebut tetap berlanjut setelah dikirim sebanyak 1.200 guru ke luar negeri. "Sehingga, target pengiriman guru kursus ke luar negeri sebanyak 7.000 guru tahun ini bisa tercapai," kata Muhadjir.

Kamis, 20 September 2018

Materi dan Soal Latihan CPNS 2018 Lengkap

Materi dan Soal Latihan CPNS 2018 Lengkap
Materi dan Soal CPNS 2018 Lengkap, Materi Pembahasan pada soal CPNS mungkin sangat jarang, namun pada kali ini materi seperti buku 165 halaman yang disuguhi dengan soal-soal latihan plus dengan kunci jawaban yang kiranya bisa jadi bahan belajar yang baik untuk rekan guru.

Baca juga
Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik Permendikbud Nomor 16 Tahun 2019

Materi dan Soal CPNS 2018 Lengkap
Asal – Usul Pancasila 
a. Causa materialis (asal mula bahan)  Berasal dari bangsa Indonesia sendiri, terdapat dalam adat kebiasaan, kebudayaan dan dalam agama-agamanya. 
b. Causa formalis (asal mula bentuk atau bangun) Bagaimana Pancasila itu dibentuk rumusannya sebagaimana terdapat pada Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam hal ini BPUPKI memiliki peran yang sangat menentukan. 
c. Causa efisien (asal mula karya) Asal mula yang meningkatkan Pancasila dari calon dasar negara menjadi Pancasila yang sah sebagai dasar negara. Asal mula karya dalam hal ini adalah PPKI.

1. Pengertian Konstitusi a. Pengertian secara etimologis (bahasa)
Inggris  : constitution yang punya makna lebih luas dari UUD
Latin  : constituere yang berarti membuat sesuatu agar berdiri/mendirikan
Perancis : constituer yang berarti membentuk
Hukum Islam : dustus yang berarti kumpulan faedah yang mengatur masyarakat Indonesia : konstitusi
UUD b. Pengertian konstitusi secara terminologis adalah keseluruhan peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur secara mengikat cara suatu pemerintahan diselenggarakan dalam suatu masyarakat negara. c. Berlakunya konstitusi sebagai hukum dasar didasarkan atas kekuasaan tertinggi atau prinsip kedaulatan yang dianut dalam suatu negara. Jika negara menganut paham kedaulatan rakyat (demokratis), sumber legitimasi konstitusi adalah rakyat. Jika yang berlaku adalah paham kedaulatan raja, raja yang menentukan berlaku tidaknya suatu konstitusi. d. Suatu konstitusi yang digolongkan sebagai konstitusi demokratis haruslah memiliki prinsipprinsip dasar demokrasi itu sendiri, yaitu:
Menempatkan warga negara sebagai sumber utama kedaulatan.
Mayoritas berkuasa dan terjaminnya hak minoritas.
Pembatasan pemerintahan.
Pembatasan dan pemisahan kekuasaan negara yang meliputi: o Pemisahan wewenang kekuasaan berdasarkan trias politika. o Kontrol dan keseimbangan lembaga-lembaga pemerintahan. o Proses hukum. o Adanya pemilihan umum sebagai mekanisme peralihan kekuasaan. e. Adapun syarat terjadinya konstitusi
 Adanya perlindungan atas asas demokrasi.
Adanya kedaulatan rakyat.
Adanya hukum yang adil.

Baca juga
BKN Siapkan Infrastruktur Seleksi Penerimaan CPNS 2018 

Paham konstitusionalisme Paham yang mengatur prinsip pembatasan kekuasaan. Konstitusionalisme mengatur dua hubungan yang saling berkaitan satu sama lain, yaitu: 
Hubungan antara pemerintahan dengan warga negara.
Hubungan antara lembaga pemerintahan yang satu dengan lembaga pemerintahan yang lain. Karena itu, biasanya isi konstitusi dimaksudkan untuk mengatur tiga hal penting, yaitu:
Menentukan pembatasan kekuasaan organ-organ negara.
Mengatur hubungan antara lembaga-lembaga negara yang satu dengan yang lain. Mengatur hubungan kekuasaan antara lembaga-lembaga negara dengan warga negara.

Download Materi dan Soal CPNS 2018

Kamis, 12 Juli 2018

Silabus, Prota, Promes dan KKM Kelas 6 Kurikulum 2013 Revisi 2018

Silabus, Prota, Promes dan KKM Kelas 6 Kurikulum 2013 Revisi 2018
Silabus, Prota, Promes dan KKM Kelas 6 Kurikulum 2013 Revisi 2018, perangkat mengajar k13 revisi tahun 2018 untuk SD/MI terbaru yang kami bagikan guna administrasi kurikulum 2013 ini hanya merupakan referensi yang mungkin bisa jadi acuan buat rekan guru.
MEKANISME DAN LANGKAH PENGEMBANGAN SILABUS
A. Mekanisme Pengembangan Silabus
Silabus dikembangkan oleh:
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Silabus untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu silabus mata pelajaran untuk Kelompok A dan Kelompok B.
2. Dinas Pendidikan
a. Silabus yang dikembangkan pada tingkat daerah yaitu silabus sejumlah bahan kajian dan pelajaran dan/atau mata pelajaran muatan lokal yang ditentukan oleh daerah yang bersangkutan.
b. Silabus muatan lokal yang berlaku untuk seluruh wilayah provinsi ditetapkan oleh dinas pendidikan provinsi.
c. Silabus muatan lokal yang berlaku untuk seluruh wilayah kabupaten/kota ditetapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota.

Prota, Promes, KKM dan Silabus Kelas 6 SD/MI Kurikulum 2013 

3. Satuan Pendidikan
Silabus yang dikembangkan pada tingkat satuan pendidikan yaitu silabus muatan lokal yang berlaku pada satuan pendidikan yang bersangkutan.
B. Langkah-langkah Pengembangan Silabus
1. Mengkaji Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
a. urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi, tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di SI;
b. keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran;
c. keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran.
2. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran
Mengidentifikasi materi pokok/pembelajaran yang menunjang pencapaian kompetensi dasar dengan mempertimbangkan:
a. potensi peserta didik;
b. relevansi dengan karakteristik daerah,
c. tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spritual peserta didik;
d. kebermanfaatan bagi peserta didik;
e. struktur keilmuan;
f. aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran;
g. relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan; dan
h. alokasi waktu.
3. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antarpeserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. Pengalaman belajar yang dimaksud dapat terwujud melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Pengalaman belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut.
a. Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan bantuan kepada para pendidik, khususnya guru, agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional.
b. Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar.
c. Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran.
d. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar siswa, yaitu kegiatan siswa dan materi.


Program tahunan dan program semester kelas 6 SD/MI kurikulum 2013 terbaru revisi, pada Prota dan Promes Kurikulum 2013 tahun terbaru ini kami bagikan perangkat pelengkap mengajar untuk Kelas 6 Sekolah Dasar karena pada sebelumnya kami telah bagikan RPP Kelas 6 Kurikulum 2013
berikut kami bagikan prota promes, KKM dan silabus integrasi kelas 6 K13.
Prota, Promes, KKM dan Silabus Kelas 6 SD/MI Kurikulum 2013

Prota,Promes, Silabus,KKM Kelas 6 Kurikulum 2013 Revisi

Jumat, 06 Juli 2018

Cara Verval Data Kependudukan di SIMPKB

Verval Data Kependudukan di SIMPKB
Verval Data Kependudukan di SIMPKB, Cara verifikasi dan validasi data kependudukan di Sim Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, sim pkb, Sebagai agen pembelajaran, guru dituntut untuk meningkatkan keprofesiannya secara terus menerus melalui berbagai upaya antara lain melalui pelatihan, kegiatan karya tulis ilmiah, dan kegiatan keprofesionalan lainnya. Di samping itu, berdasarkan Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, guru dipersyaratkan melaksanakan kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan agar dapat naik pangkat ke jenjang berikutnya. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, dan berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya.


Baca Juga
Pedoman PKB Tahun 2018 Semua Jenjang
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan harus dilakukan berdasarkan kebutuhan guru yang bersangkutan. Kebutuhan yang dimaksud adalah kebutuhan untuk mencapai dan/atau meningkatkan kompetensinya di atas standar kompetensi profesi guru. Hal ini nantinya juga sekaligus berimplikasi pada perolehan angka kredit untuk kenaikan pangkat/jabatan fungsional guru. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dapat dilakukan melalui pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif. 

Pengembangan diri merupakan upaya-upaya yang dilakukan oleh seorang guru dalam rangka meningkatkan profesionalismenya. Kegiatan pengembangan diri ini dimaksudkan agar guru mampu mencapai dan/atau meningkatkan kompetensi guru yang mencakup: kompetensi kepribadian, sosial, pedagogis dan profesional, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dengan demikian guru diharapkan dapat melaksanakan tugas pokok dan kewajibannya dalam pembelajaran/ pembimbingan, termasuk pula dalam melaksanakan tugas-tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah secara profesional.

Kegiatan pengembangan diri dapat berbentuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) fungsional atau mengikuti kegiatan kolektif guru. Diklat fungsional adalah kegiatan guru dalam mengikuti pendidikan atau latihan yang bertujuan untuk mencapai standar kompetensi profesi yang ditetapkan dan/atau meningkatkan keprofesian untuk memiliki kompetensi di atas standar kompetensi profesi. Untuk itu, pada tahun 2018 Ditjen GTK mengembangkan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan melalui Pendidikan dan Pelatihan Guru dengan tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi guru.

Baca juga Soal Post Tes PKB Kelas Rendah

Cara Verval Data Kependudukan di SIMPKB


Langkah-langkahnya:

1. Login dengan akun masing2 di https://paspor.simpkb.id

2. Masukkan username dan pasword simpkb anda seperti biasa.

3. Setelah berhasil masuk klik menu profilku.

4. Silahkan anda lengkapi data berupa:NIK, Nama Lengkap anda, Tempat dan tanggal lahir , Jenis Kelamin, Golongan Darah, Alamat, Nama Provinsi, Nama Kota dan Kabupaten, Nama Kecamatan, Nama Kelurahan/Desa RT/RW, Agama, Status Perkawinan, Pekerjaan, Kewarganegaraan

5. Jangan lupa siapkan Scan eKTP,

6. Langkah terakhir adalah memastikan data anda benar-benar valid. Perlu diingat, data anda tidak bisa di edit jika anda telah selesai melakukan penyimpanan data. Jika data anda sudah benar-benar valid. maka silahkan lakukan penyimpanan data.

Sumber
http://www.kurtilas.co.id/2018/07/verval-data-kependudukan-di-simpkb.html

Sabtu, 23 Juni 2018

Pedoman PKB Tahun 2018 Semua Jenjang

Pedoman PKB Tahun 2018 Semua Jenjang
Pedoman PKB Tahun 2018 Semua Jenjang, Sasaran Program Diklat Guru adalah guru pada semua jenjang satuan pendidikan mulai dari TK/TKLB, SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMALB, dan SMK/SMKLB yang memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. Bagi guru kelas, guru mata pelajaran dan guru bimbingan konseling, telah mengikuti UKG tahun 2015 atau UKG susulan tahun 2017 dengan profil hasil UKG-nya menunjukkan terdapat 3 (tiga) hingga 10 (sepuluh) kelompok kompetensi yang nilainya di bawah KCM (70).
2. Bagi guru kejuruan, telah melakukan evaluasi diri menggunakan instrumen APL 02 terhadap unit-unit kompetensi pada suatu klaster sesuai skema Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level IV, dan menyatakan dirinya “Belum Kompeten” pada unit kompetensi tertentu.

Baca juga
Modul PKB Kelas Atas Guru Kelas SD Revisi Tahun 2017


Program Diklat Guru dilaksanakan menggunakan moda tatap muka dan dapat dilakukan di tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional. Moda tatap muka merupakan bagian dari sistem pembelajaran di mana terjadi interaksi secara langsung antara fasilitator dengan peserta pembelajaran. Interaksi pembelajaran yang terjadi dalam tatap muka meliputi pemberian input materi, tanya jawab, diskusi, latihan, kuis, praktik, dan penugasan.  Moda tatap muka dapat dilaksanakan dengan dua alternatif, yaitu: 1) tatap muka penuh dan 2) tatap muka dan belajar mandiri. 

1. Tatap Muka Penuh Program Diklat Guru dengan pola tatap muka penuh adalah kegiatan pelatihan yang seluruh alokasi waktu pembelajarannya dilaksanakan secara tatap muka antara peserta dan fasilitator. Pada pola tatap muka penuh, peserta mengikuti pelatihan selama 60 JP bagi Guru Mata Pelajaran, Guru TK, Guru PLB, Guru Kelas SD, dan Guru BK untuk menyelesaikan 2 Kelompok Kompetensi (dua modul pedagogik dan dua modul profesional). Sedangkan bagi Guru Kejuruan, pelatihan selama 150 JP untuk pandalaman materi pedagogik, pendalaman materi profesional serta Uji Kompetensi Keahlian (UKK) pada 2 (dua) klaster tertentu sesuai Skema Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level IV.

2. Tatap Muka dan Belajar Mandiri Program Diklat Guru pola tatap muka dan belajar mandiri adalah kegiatan pendidikan dan pelatihan yang pembelajarannya dilakukan sebagian secara tatap muka dan sebagian dilakukan dengan belajar mandiri. Kegiatan tatap muka di awal kegiatan diberi istilah In Service Learning 1 atau In-1, sementara.

kegiatan tatap muka di akhir kegiatan diberi istilah In Service Learning 2 atau In-2. Kegiatan On the Job Learning (On) adalah kegiatan belajar mandiri yang merupakan kelanjutan dari proses kegiatan In-1. a) Pola Tatap Muka dan Belajar Mandiri bagi Guru TK, Guru PLB, Guru Kelas SD, Guru Mapel dan Guru BK Kegiatan pembelajaran ini terdiri atas kegiatan In-1, kegiatan On, dan kegiatan In-2, dengan pola 20JP-20JP-20JP (20-20-20) atau 20JP-30JP10JP (20-30-10).  b) Pola Tatap Muka dan Belajar Mandiri bagi Guru Kejuruan Pelaksanaan kegiatan pembelajaran bagi guru kejuruan

Baca juga Soal Post Tes PKB Kelas Rendah

2) Tugas Mandiri Terstruktur (Klaster Pertama dan Kedua) di SMK  Tugas mandiri terstruktur di SMK merupakan kegiatan On the Job Learning (On), di mana peserta guru kejuruan mempelajari materi unit-unit kompetensi pada klaster pertama dan kedua yang telah ditentukan secara mandiri di sekolah, masing-masing selama 10 hari (minimal 2 JP/hari) setiap klaster. 
3) Pelatihan dan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Pelatihan merupakan kegiatan yang dilakukan secara tatap muka antara peserta dengan fasilitator di tempat pelatihan yang ditentukan selama 10 hari dilanjutkan dengan pelaksanaan uji kompetensi keahlian untuk 2 (dua) klaster. Alokasi waktu total kegiatan pelatihan adalah 150 JP menggunakan struktur program seperti pada Tabel 3.6. Penjelasan lebih lanjut mengenai pelaksanaan moda tatap muka dijelaskan dalam Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan melalui Pendidikan dan Pelatihan Guru.

Download Pedoman Umum PKB 2018

Selasa, 12 Juni 2018

BKN Siapkan Infrastruktur Seleksi Penerimaan CPNS 2018

BKN Siapkan Infrastruktur Seleksi Penerimaan CPNS 2018
Dilansir dari portal resmi BKN, Sesuai dengan rencana Pemerintah untuk kembali membuka penerimaan CPNS tahun 2018, BKN sebagai koordinator pelaksana seleksi nasional tengah menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan. Infrastruktur tersebut mulai dengan proses pendaftaran secara online melalui https://sscn.bkn.go.id (web SSCN), Seleksi Administrasi, sampai dengan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Sambil menunggu pengumuman penerimaan CPNS resmi yang akan dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB), BKN telah melakukan peningkatan kapasitas (upgrading) web SSCN, karena diperkirakan akan terdapat 8 – 10 juta pendaftar. Sistem Helpdesk dan pengaduan akan dilaksanakan dengan lebih efektif, cepat, transparan dan efisien. Sistem Helpdesk ini akan dibuat secara online (yang menyatu dengan web SSCN) maupun offline di Kantor Pusat BKN dan 14 Kantor Regional BKN.

Baca Juga
Aplikasi SKP Dan Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Untuk Guru Semua Golongan 

Pelaksanaan SKD dan SKB tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN dengan perbaikan SOP dan pengembangan fitur perangkat lunak. Karena diperkirakan penerimaan CPNS kali ini dimaksudkan untuk penambahan PNS di pusat dan daerah, maka titik-titik lokasi SKD dan SKB akan berada di 34 provinsi, dengan memperhitungkan jarak dan kendala transportasi peserta. Untuk itu BKN sedang menjajaki kerja sama dengan BKD/BKPSDM/BKPP di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota yang memiliki fasilitas CAT. Penjajakan serupa dilakukan pula dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memiliki fasilitas UKG dan UNBK.

Dengan kebijakan rekrutmen yang kompetetif, adil, objektif, transparan, tidak KKN dan bebas biaya ini, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dalam menerima informasi yang berkaitan dengan penerimaan CPNS. Jangan pernah percaya jika ada pihak yang menjanjikan dapat membantu dalam penerimaan CPNS dengan atau tidak dengan imbalan tertentu. 
Informasi resmi penerimaan CPNS hanya berasal dari web dan kanal informasi Kementerian PAN dan RB dan BKN. Untuk BKN telah disediakan berbagai kanal informasi yaitu web www.bkn.go.id serta media sosial twitter.com/BKNgoid, facebook.com/BKNgoid, instagram.com/BKNgoidOfficial serta youtube.com/c/BKNgoidOfficial.

Selengkapnya Klik Download

Senin, 11 Juni 2018

RPP Kelas 1 SD Semester 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2018

RPP Kelas 1 SD Semester 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2018
RPP Kelas 1 SD Semester 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2018, RPP K13 Kelas 1 SD/MI K13 revisi 2017 untuk tematik sekolah dasar atau guru kelas yang kami bagikan ini merupakan versi paling baru, dengan integrasi 4C, PPK, Literasi dan HOTS sesuai dengan pedoman terbaru kurtilas,
RPP Kelas 1 SD Semester 1 Kurikulum 2013 Revisi terdiri dari empat tema yang bisa dijabarkan sebagai berikut:
  • Tema 1 Diriku Edisi Revisi Tahun 2017.
  • Tema 2 Kegemaranku Edisi Revisi Tahun 2017.
  • Tema 3 Kegiatanku Edisi Revisi Tahun 2017.
  • Tema 4 Keluargaku Edisi Revisi Tahun 2017.
Baca juga RPP Kelas 1 SD Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017 Lengkap

Contoh RPP Kelas 1 SD Semester 1 Kurikulum 2013 Revisi 

A. KOMPETENSI INTI
• Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
• Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam interaksi dengan keluarga, teman dan guru.
• Memahami pengetahuan faktual dengan cara menonton, mencari tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah.
• Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetik dalam gerakan yang mencerminkan anak-anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

Muatan: Bahasa Indonesia

Kompetensi Indikator
3.7 Mengenal kosakata yang berhubungan dengan memutar siang dan malam melalui teks pendek (berupa gambar, slogan sederhana, tulisan, dan atau syair lagu)
3.7.4 Mengidentifikasi kosakata yang berhubungan dengan siang hari sebagai bagian dari pemutaran siang dan malam, dengan tepat
4.7 Menjelaskan kosa kata Bahasa Indonesia dan ejaan yang tepat terkait pemutaran siang dan malam dalam teks dan gambar
4.7.4 Menyusun huruf menjadi kosa kata Kegiatan yang berhubungan siang hari

Muatan: PPKn

Kompetensi Indikator
1.2 Peraturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa

2.2. Aturan berlaku yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah
1.2.1 Menganut aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa

2.2.1 Mematuhi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah
3.2 Memahami aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah
3.2.40 Mengidentifikasi kegiatan-kegiatan siang hari yang sesuai dengan aturan yang berlaku di rumah

4.2 melakukan yang sesuai dengan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah
4.2.40 Memeragakan kegiatan-kegiatan siang hari yang sesuai dengan aturan di rumah

Muatan: SBdP

Kompetensi Indikator
3.3 Mengenal gerak cepat dan gerak lambat pada suatu tarif
3.3.1. Mengundang kondisi....

Baca juga Jadwal Pelajaran SD Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017

4.3 Memeragakan kecepatan dan kecepatan dalam sebuah tarif 4.3.1 Memeragakan ruang lingkup kecepatan yang cepat dari harga
RPP Kelas 1 Semester 1 Kurikulum 2013 Revisi
RPP TEMA 1 ST 1 PB 1
RPP TEMA 1 ST 1 PB 2
RPP TEMA 1 ST 1 PB 3
RPP TEMA 1 ST 1 PB 4
RPP TEMA 1 ST 1 PB 5
RPP TEMA 1 ST 1 PB 6
RPP TEMA 1 ST 2 PB 1
RPP TEMA 1 ST 2 PB 2
RPP TEMA 1 ST 2 PB 3
RPP TEMA 1 ST 2 PB 4
RPP TEMA 1 ST 2 PB 5
RPP TEMA 1 ST 2 PB 6
RPP TEMA 3 ST 1 PB 5
RPP TEMA 3 ST 1 PB 6

RPP TEMA 3 ST 2 PB 1
RPP TEMA 3 ST 2 PB 2
RPP TEMA 3 ST 2 PB 2
RPP TEMA 3 ST 2 PB 4
RPP TEMA 3 ST 2 PB 6

RPP TEMA 3 ST 2 PB 3
RPP TEMA 3 ST 3 PB 1
RPP TEMA 3 ST 3 PB 2
RPP TEMA 3 ST 3 PB 3

RPP TEMA 3 ST 3 PB 4
RPP TEMA 3 ST 3 PB 5
RPP TEMA 3 ST 3 PB 6
RPP TEMA 3 ST 4 PB 1
RPP TEMA 3 ST 4 PB 2
RPP TEMA 3 ST 4 PB 3
RPP TEMA 3 ST 4 PB 4
RPP TEMA 3 ST 4 PB 5
RPP TEMA 3 ST 4 PB 6
Lihat PROTA dan Promes Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017
Terbaru RPP SD Kurikulum 2013 Semester dua atau genap kurikulum 2013 Revisi
Baru Semester 1  Klik RPP Kurikulum 2013 Revisi 2017 Kelas 1 SD Dilengkapi PPK, Literasi dan HOTS

Minggu, 20 Mei 2018

Buku Agenda Kegiatan Siswa Bulan Ramadhan

Buku Agenda Kegiatan Siswa Bulan Ramadhan
Buku Agenda Kegiatan Siswa Bulan Ramadhan, buku panduan kegiatan siswa pada bulan ramadhan yang kami bagikan ini hanya sebuah referensi bagi rekan guru dalam implementasi kegiatan pesantren kilat pada bulan puasa atau shaum, dalam buku ini berisi materi-materi kegiatan serta format evaluasi dalam kegiatan harian siswa,

 Aplikasi Jadwal Ramadhan Berbasis Sistem Pakar Otomatis Hingga Kabupaten/Kota 
  1. Tadarus Al Qur’an
    Tadarus Al Quran dilaksanakan di kelas masing-masing dengan bimbingan guru serta tutor sebaya. Tutor sebaya ini adalah teman-teman mereka sendiri yang memang memiliki kemampuan lebih di bidang membaca Al Qur’an. Dengan tadarus Al Qur’an maka siswa akan dilatih agar terbiasa membaca Al Qur’an. Membaca Al Qur’an merupakan sebuah amalan mulia yang dapat mencerahkan lahir batin, sebagai syafaat di hari kiamat, menghindarkan azab kubur dan mendapat petunjuk serta pertolongan dari Allah SWT.
  2. Shalat dhuha, dzuhur dan ashar secara berjamaah
    Shalat dzuhur dan ashar ini dilaksanakan secara berjamaah di ruang Aula besar yang dapat menampung seluruh siswa. Di sekolah memang ada mushola namun belum cukup jika untuk menampung semua siswa jadi panitia pesantren kilat menggunakan Aula besar untuk digunakan shalat berjamaah. Insyaallah ke depannya akan dibangun Masjid sekolah. Siswa disini dilatih agar melaksanakan shalat dengan tepat waktu. Pesantren kilat ini setiap harinya dimulai dari pukul 07.00 WIB s/d 15.30 WIB setelah shalat ashar berjamaah. Para siswa dipulangkan lebih awal agar mereka siap-siap melakukan ibadah di masjid di rumahnya masing-masing, khususnya shalat magrib, isya, tarawih dan witir. Ada penugasan yang diberikan oleh guru kepada siswa terkait kegiatan yang dilakukan selama di bulan Ramadhan.
Lomba membaca Al Qur’an
Lomba membaca Al Qur’an ini dilaksanakan untuk membiasakan siswa membaca Al Qur’an. Siswa akan menjadi termotivasi untuk menunjukkan kemampuannya dalam membaca Al Qur’an dan mendorong siswa yang lain agar terus meningkatkan kemampuannya dalam membaca Al Qur’an.

DOWNLOAD BUKU PANDUAN KEGIATAN RAMADHAN

Jumat, 27 April 2018

Soal Latihan Pretest PPGJ Guru SMP Semua Mata Pelajaran

Soal Latihan Pretest PPGJ Guru SMP Semua Mata Pelajaran
Soal Latihan Pretest PPGJ Guru SMP Semua Mata Pelajaran, Soal PPGJ guru SMP/MTs untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, B.Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya, Penjas,TIK, PPKN dan Bimbingan Konseling. yang kami bagikan ini juga dilengkapi dengan pembahasan, soal latihan PPGJ untuk sertifikasi guru ini hanya sebuah referensi bagai rekan guru untuk menghadapi pretes ppgj yang tak akan lama lagi dilangsungkan.


Soal Latihan Pretest PPGJ Guru SMP

  • IPA
  • IPS
  • PPKN
  • BK
  • PENJAS
  • MATEMATIKA
  • Seni Budaya
  • TIK
Contoh Soal Pretest PPGJ dan Kunci Jawaban 

Soal Latihan Pretest PPGJ Guru SMP Mata Pelajaran IPS

  • Salah satu prediksi yang dapat diambil dari hasil analisis butir soal termasuk katgori sukar yaitu ....
    A. Pengecoh butir soal itu tidak berfungsi
    B. Sebagian besar siswa telah memahami materi yang ditanyakan
    C. Sebagian besar siswa menjawab benar butir soal itu
    D. Butir soal itu "mungkin" salah kunci jawaban
    E. Tidak ada jawaban benar

  • Lembaga yang berhak mengedarkan uang sebagai alat pembayaran yang sah adalah ...
    A. BPD
    B. Bank Indonesia
    C. BRI
    D. Bank Nasional
  • Penilaian yang mengacu pada rata-rata kelompok disebut ...
    A. PAK
    B. PAN
    C. PAG
    D. PAP
    E. PUK
  • Fokus asesmen yang dilakukan di Sekolah Dasar adalah:
    A. Kemampuan berkomunikasi
    B. Kemampuan memecahkan masalah
    C. Pengembangan sikap
    D. Penekanan pada generalisasi.
    E. Semua jawaban salah
  • Sains mencakup:
    (1) metode ilmiah
    (2) sikap ilmiah
    (3) produk ilmiah
    (4) pengetahuan
    Pernyataan yang benar adalah ....
    A. pernyataan (1) dan (3)
    B. pernyataan (2) dan (4)
    C. pernyataan (2) dan (3)
    D. pernyataan (1), (2), dan (3)
    E. Pernyataan 1,2,3, 4
  • Sampai sejauh mana suatu inovasi dapat sejalan dengan pengalaman masyarakat, merupakan suatu . . . .
    A. Relative advantages
    B. Complexity
    C. Observability
    D. Compatibility
    E. Semua jawaban salah
  • Salah satu prinsip penilaian adalah reliabel. Salah satu upaya untuk menjamin reliabilitas suatu alat penilaian adalah ...
    A. alat penilaian diujikan pada orang yang sama
    B. alat penilaian diujikan pada orang yang berbeda
    C. petunjuk pelaksanaan harus jelas
    D. perlu alat penilain pembanding yang berbeda
    E. Semua jawaban benar
  • Skor maksimum suatu tes adalah 100. Skor rata-rata yang diperoleh siswa adalah 77 dengan standar baku 9. Batas lulus idealnya adalah ...
    A. 41,5
    B. 54,15
    C. 56,6
    D. 79,25
    E. 64,25
Baca juga
Cek Pengumuman Kelulusan PPGJ Hasil Pretest
Download Soal Latihan Pretest PPGJ Guru SMP