Jumat, 24 November 2017

Kisi Kisi Soal Pretest PPG SD Uji Kompetensi Pengetahuan

Kisi Kisi Pretest PPG SD Uji Kompetensi Pengetahuan
Kisi Kisi Soal PPG SD sangat mungkin di gunakan jadi kisi kisi pretest PPGJ pada uji kompetensi bagi guru dalam jabatan pada mahasiswa PPG pun ada kaitan pengetahuan khusus mahasiswa yang ingin mengikuti program pendidikan profesi guru, memuat unsur tentang kompetensi pedagogik dan profesional, sesuai instrumen pretest PPGJ.
  • Tes potensi akademik terdiri dari 40 soal dalam waktu 25 menit
  • Pedagogik 15 soal dalam waktu 20 menit
  • Bidang Ilmu Profesional 40-70 soal waktu 60 menit
  • Bakat dan minat 15 soal dalam 15 menit.

Kisi-kisi pretest PPGJ dan Kisi kisi Soal PPG SD

Kisi-kisi soal PPG bagi mahasiswa ini bisa jadi acuan bapak ibu dalam mengikuti pretest PPGJ karena masih dalam satu warna dan tentunya kisi-kisi ini sangat bermanfaat dijadikan acuan.
Kompetensi Pedagogik
Capaian pembelajaran
Indikator Esensial Menguasai teori aplikasi pedagogik (techno-pedagogical content knowledge (TPACK)) minimal teori belajar, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran bidang SD yang bersifat mendidik
Indikator Essensial
  • Menjelaskan ruang lingkup dan tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia
  • Mengidentifikasi peranan penting pembelajaran Bahasa Indonesia
Capaian pembelajaran
Mampu merencanakan pembelajaran yang mendidik sesuai dengan karakteristik pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD, meliputi: 1) merumuskan indikator kompetensi dan capaian pembelajaran berdasarkan KD. 2) menetapkan materi, proses, sumber, media, penilaian, dan evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia; dan 3) menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku;
Indikator Essensial
  • Merumuskan indikator dan tujuan pembelajaran berdasarkan KD Bahasa Indonesia
  • Menganalisis penggunaan metode, media dan sumber belajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia SD
  • Menggunakan pendekatan, metode, media, bahan ajar, evaluasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia SD
  • Merancang langkah-langkah pembelajaran Bahasa Indonesia SD
Capaian pembelajaran
Mampu melaksanakan pembelajaran yang mendidik dengan suasana dan proses pembelajaran yang sesuai dengan kaidah pedagogik untuk memfasilitasi pengembangan karakter dan potensi diri siswa sebagai pembelajar mandiri (self-regulated learner) pada muatan pembelajaran Bahasa Indonesia di SD;
Indikator Essensial
Melaksanakan pembelajaran BI SD dengan pendekatan yang tepat
Capaian pembelajaran
Mampu menilai dan mengevaluasi pembelajaran meliputi:
1) melaksanakan penilaian otentikholistik yang mencakup ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan; dan
2) menggunakan hasil penilaian untuk meningkatkan kualitas pembelajaran;
Indikator Essensial
  • Merancang instrumen penilaian dalam pembelajaran BI
  • Melaksanakan penilaian dalam pembelajaran Bahasa Indonesia SD
Download Kisi Kisi Soal Pretest PPG SD

Rabu, 22 November 2017

Contoh Soal Pretest PPGJ dan Kunci Jawaban

Soal Pretest PPGJ, Program Pendidikan Profesi Guru tahun 2017 PPGJ memanfaatkan database pada aplikasi dapodik. Bagi guru yang memenuhi syarat akan mendapat undangan melalui aplikasi SIMPKB. Namun bagi yang tidak memenuhi syarat untuk mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan akan mendapat pemberitahuan bahwa yang bersangkutan tidak diundang untuk mengikuti program PPG karena ada beberapa syarat yang belum terpenuhi atau karena kesalahan dalam entrian data di dapodik.
Contoh Soal Pretest PPGJ dan Kunci JawabanKurikulum Program Studi PPG dikembangkan dengan mengacu pada (1) Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD), Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang Guru, Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Peraturan Menteri Riset teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti), Serta Peraturan Menteri Riset Teknologi 

PPGJ guru yang bertugas mengajar tetapi belum mempunyai sertifikat pendidik Keahlian di bidang-tugasnya. Segera cek melalui akun SIM PKB Anda untuk memastikan bahwa Anda
termasuk dalam daftar Nominasi calon peserta program tersebut. Berikut langkah
singkat untuk mendaftar sebagai peserta diklat PPG :

 PANDUAN PPGJ

Senin, 20 November 2017

Buku Permainan Pendidikan Koleksi Ice Breaker

Buku Permainan Pendidikan Koleksi Ice Breaker
Tujuan dari setiap pelaksanaan Diklat adalah meningkatkan kompetensi dari setiap peserta yang dilatih Peningkatan kompetensi tersebut dituangkan pada setiap tujuan pembelajaran dari mata Diklat. Maka dari materi, metode dan media pembelajaran merupakan kunci dalam mencapai keberha silan pembelajaran.

Keberhasilan pembelajaran pada Diklat tidak terlepas dari peranan seorang fasilitator Diklat. Ketrampilan fasiliatator dalam memfasilitasi pembelajaran akan mewarnai dinamika pembelajaran dan komunikasi didalam kelas. Maka dari itu seorang fasilitator perlu memiliki kemampuan dalam menggunaan metode Diklat salah satunya adalah permainan, simulasi, bermain peran dan lainnya.

Berikut adalah penjelasan singkat tentang pengertian dari permainan,
simulasi, asah otak, bermain peran, dan studi kasus :
1. Permainan adalah suatu latihan dimana pesertanya terlibat dalam sebuah kontes dengan peserta lain (atau sekelompok orang) dengan dikenai sejumlah peraturan. Biasanya games meliputi beberapa tipe pembayaran. Sebagian besar permainan pelatihan sekarang lebih diarahkan pada kompetisi trainee secara individual terhadap dirinya sendiri dari pada berkompetisi dengan sesama trainee. Hal ini menghindari
situasi adanya yang menang dan yang kalah.

Istilah permainan meliputi permainan ketrampilan psikomotorik,ketrampilan intelektual dan paling banyak adalah adu untung. Beberapa tipe permainan yang umum meliputi lempar panah, ular tangga, sepakbola, scrable, tebak kata dan bermacam-macam permainan kartu. Permainan yang dimainkan secara individual, meliputi solitaire, patience (semacam permainan kartu), teka-teki silang dan bahkan
mesin poker.

Simulasi adalah contoh situasi aktual atau imajiner. Simulasi umumnya digunakan untuk melatih operator masa depan dimana akan sangat tidak praktis atau terlalu brbahaya bagi trainee untuk menggunakan peralatan atau lokasi sesungguhnya. Simulasi biasanya dirancang serealistis mungkin supaya treinee dapat belajar dari tindakan mereka tanpa khwatir harus memperbaiki atau mengganti peralatan
yang rusak. Contoh simulasi meliputi simulator penerbangan, simulator mengamudi, dan perang-perangan.

2. Asah otak berada di kelasnya tersendiri. Bukan merupakan permainan atau simulasi murni melainkan teka-teki yang dapat menyibukkan pikiran peserta atau menunjukkan titik kuncinya. Asah otak umum nya tidak memiliki peraturan, tapi trainer boleh merancang peraturan mereka sendiri untuk menyesuaikannya dengan sesi pelatihan individual. Asah otak tertentu meliputi latihan-latihan seperti menggabungkan titik dan paling banyak merupakan latihan persepsi.

3. Bermain peran digunakan dalam pelatihan untuk melihat bagaimana peserta bereaksi dalam situasi tertentu sebelum dan sebuah sesi pelatihan. Bermain peran sangat bermanfaat untuk memberikan kesempatan peserta mempraktekkan bagaimana berhubungan dengan orang lain sesuai skenario yang diberikan. Bahkan meski peserta keliru melakukannya, mereka tetap dapat mengambil suatu
pelajaran.

4. Sebuah kasus (basanya berasal dari daerah kerja peserta) dipelajari oleh kelompok atau oleh individu. Studi mendalam dari hal sesungguhnya
atau skenario yang disimulasikan dimaksudkan untuk mengilustrasikan hasil-hasil tertentu. Apabila sebuah kelompok atau individu memiliki jawaban terhadap masalah atau situasi tertentu, maka jawaban tersebut dapat dibandingkan dengan hal yang sesungguhnya terjadi dan hasil-hasil yang muncul dalam peristiwa tersebut.
DOWNLOAD BUKU 100 KOLEKSI PERMAINAN PENDIDIKAN