Kamis, 10 Oktober 2019

Modul dan Model Pembelajaran Antikorupsi Bagi Guru

Modul dan Model Pembelajaran Antikorupsi Bagi Guru
Modul dan Model Pembelajaran Anti Korupsi Bagi Guru, modul antikorupsi tersebut diserahterimakan dari KPK ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk diujicobakan, dikembangkan dan diimplementasikan ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Dalam prosesnya, KPK terus melakukan inovasi untuk mengembangkan metode serta media pembelajaran antikorupsi yang dapat dilakukan secara mudah dan menyenangkan. Selain modul ini, KPK juga telah menyusun berbagai media pembelajaran antikorupsi yang dikemas dalam bentuk buku cerita, komik, buku saku, DVD Film, CD Lagu dan juga permainan. Untuk memudahkan para Guru atau Pendidik dalam mengimplementasikan pembelajaran antikorupsi, diperlukan integrasi dengan mata pelajaran tertentu yang erat kaitannya dengan nilai-nilai antikorupsi, yaitu mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).

Oleh karena itu, KPK  menyusun panduan Insersi Pendidikan Antikorupsi melalui Mata Pelajaran PPKn ini sebagai pegangan bagi Guru atau Pendidik di Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Panduan ini bersifat umum untuk penguatan nilai-nilai antikorupsi di setiap jenjang pendidikan dengan pelibatan seluruh elemen agar dapat le bih memahami, menyadari, meyakini, serta mengaktualisasikan pendidikan.

Baca juga
Buku Guru Dan Siswa SMK Kurikulum 2013
Ebook Tanya Jawab Seputar Pembinaan Guru dari Kemdikbud

Modul Pembelajaran Anti Korupsi Bagi Guru
antikorupsi dari ruang kelas, sekolah, rumah dan lingkungan. Keniscayaan akan generasi ke depan yang memiliki karakter moral sesuai nilai-nilai antikorupsi, akan terwujud jika dalam setiap proses pembelajaran tidak hanya mengajarkan tetapi juga adanya pengkondisian yang dipraktekkan secara nyata melalui sikap dan perilaku yang baik. Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang memberikan dukungan dan kontribusi dalam penyusunan panduan ini. Kami menyadari bahwa modul ini masih jauh dari kata sempurna, karenanya saran dan kritik membangun sangat kami harapkan guna perbaikan di masa mendatang.

Perilaku koruptif telah merasuki semua elemen bangsa. Padahal, kita semua tahu perilaku seperti itu membuat tindak pidana korupsi menjadi hal yang dianggap biasa. Sebuah ironi karena perilaku tersebut adalah perbuatan tidak bermoral. Perilaku koruptif ditandai oleh hilangnya nilai-nilai jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggungjawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil dari dalam diri individu. Mengapa nilai-nilai karakter ini makin menghilang, tentu menjadi ke prihatinan kita. Padahal, dunia pendidikan, ditujukan berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Inti dari pendidikan adalah penguatan karakter. Ayo kita bangun kembali penguatan nilai-nilai antikorupsi mulai dari sekolah. Kini saatnya mengembalikan sekolah sebagai lokomotif pengu atan budaya antikorupsi untuk jangka panjang.

Daftar Isi .................................................................................... vii
A. PENDIDIKAN ANTIKORUPSI ....................................    1
B. ASPEK PENDIDIKAN ANTIKORUPSI .......................     6
C. LANGKAH IN-SER-SI .................................................  12
D. CONTOH RANCANGAN KEGIATAN                             
PEMBELAJARAN .......................................................  22
E. PENILAIAN HASIL BELAJAR, MONITORING                 
DAN EVALUASI PROGRAM.......................................  90
F. PETA KOMPETENSI PPKN TERKAIT                             
PENDIDIKAN ANTIKORUPSI ..................................... 100
G. CONTOH FORMAT PERENCANAAN                             
PEMBELAJARAN DAN PENILAIAN  ......................... 114
H. ALTERNATIF BAHAN AJAR TERBITAN KPK  ........... 118

0 Comments

Posting Komentar